Monday, August 27, 2007
selepas kemusnahan
Radio yang dibeli dengan gaji pertama itu menyanyikan lagu, sedikit sebanyak ia memecahkan kesunyian. Terfikir untuk berlari tetapi sudah terlalu malas. Aku membaringkan diri pada tilam yang tebal hanya seinci. Melihat siling, aku terkenang bulan dan bintang disebaliknya.
Saturday, August 25, 2007
Yuko and Hiro
This is my work place
And these are the people I work with
Yuko and Hiro
We work together
We work for the company
That works to the future
We work hard to please them
They will protect us
I never see you
We're never together
I'll love you forever
I drink in the evening
It helps with relaxing
I can't sleep without drinking
We drink together
From monday to saturday
I go to my workplace
But on sunday we are together
Yuko and hiro
I never see you, I never see you
We're never together, we're never together
I love you forever
I never see you, I never see you
We're never together, we're never together
I love you forever
*Don't ask me about what this song want to tell, even up until now, I don't know what it really means. but somehow, i find there's something really beautiful in it. Something that makes me play it over and over again. hmmm...
Friday, August 24, 2007
belok kanan jumpa terang
Aku mungkin sebenarnya sudah terlalu biasa dengan kehidupan seperti ini. Masih lagi aku ingat bagaimana ketika di tingkatan satu, aku akan selalu memanjat tingkap untuk duduk di bahagian luar koridor tingkat tiga bangunan asrama. Seorang diri, aku merenung matahari terbenam dengan memikirkan kenapa budak-budak seusia aku begitu kejam. Aku mahu berada dalam kegembiraan bukannya dalam pergelutan. Sejak itu, dunia tidak lagi seperti mana aku pernah sangka dan ia berterusan sehingga kini. Aku tidak simpan dendam tetapi kegirangan bukanlah diri aku sepenuhnya lagi. Banyak bahagian dalam diri ini aku sembunyikan. Sesekali aku bersuara dan mereka tertawakan aku. Tiada dendam, aku sengaja melakukannya supaya aku tahu aku masih wujud.
Bukannya aku hendak mengenepikan rahmat-rahmat yang pernah membelai tubuh kurus ini, namun banyak waktu, aku tertangguh dalam persimpangan. Kompas aku sering bergantung pada nasib. Namun dalam usia dewasa ini, aku bagai merasakan jarum kompas itu berpusing gila ke semua arah. Tiada ketentuan. Aku terlalu takut untuk menghentikan jarum itu kerana nasib aku terletak padanya. Akhirnya aku menutup kompas itu. Oleh kerana ketentuan itu belum tiada, aku memutuskan untuk ingin melihat sejauh mana nasib nyawa ini.
Dengan tidak meletakkan pertaruhan tinggi, aku menyimpan harapan kecil dalam hati dua separa bulat tepat ini. Aku bukannya seorang pejudi yang baik. Sering sahaja aku melihat not-not seringgit aku berterbangan dengan kepaknya. hampeh betul. Tapi dalam banyak waktu, aku mengintai harapan aku itu, girang sebentar rasanya sebelum kembali ke realiti. Bumi bulat ini tidak pernah sunyi daripada kejutan namun ia sentiasa kembali kepada kenangan dan harapan yang membuat aku rasa manusia kembali.
Saturday, August 11, 2007
the rainbow connection
Why are there so many songs about rainbows
and what's on the other side?
Rainbows are visions, but only illusions,
and rainbows have nothing to hide.
So we've been told and some choose to believe it.
I know they're wrong, wait and see.
Someday we'll find it, the rainbow connection.
The lovers, the dreamers and me.
Who said that every wish would be heard
and answered when wished on the morning star?
Somebody thought of that and someone believed it.
Look what it's done so far.
What's so amazing that keeps us star gazing
and what do we think we might see?
Someday we'll find it, the rainbow connection.
The lovers, the dreamers and me.
All of us under its spell.
We know that it's probably magic.
Have you been half asleep and have you heard voices?
I've heard them calling my name.
Is this the sweet sound that called the young sailors.
The voice might be one and the same.
I've heard it too many times to ignore it.
It's something that I'm supposed to be.
Someday we'll find it, the rainbow connection.
The lovers, the dreamers and me.
Friday, August 10, 2007
back here
finding myself in a place where i can't speak,
complete numbness,
i let my fingers to take a walk,
while my ears are busy capturing complicated noises,
my eyes are easily distracted by colors,
they say colors brings life,
well i do see the colors in them,
i just don't know what color i am,
should it be what is supposed to be,
or there's no trully an answer for it,
Am i predictable for this?
in tiredness i open my eyes
just to show you i'm still breathing
Saturday, August 04, 2007
bubbles
Thursday, August 02, 2007
conversation with god
Monday, July 30, 2007
ke dalam -perspektif - letakannya
Thursday, July 26, 2007
this is a going to be a long one
I am totally disturbed with what goings in my mind. Not to say that i'm crazy or some sort of that but my mind speaks crazy with me lately. To be true, this mind thing has been forever. People arounds me know about it but they didn't say about it. But like one of my friend told me, i'm living in a two different life. I stop that conversation quickly because i didn't want to make that topic goes further. I mean, for surely, he didn't want to hear all those weird theroies i got in my head. And i didn't what the conversation goes about how melancholic and infine sadness my life is.
So, here I am, sorry blog for causing you to carry that burden. It is a good thing that we didn't have an two-way communication. If that does happen, i surelly hope that we chill about it and you don't take it seriously. Come on, all of the people in this world got their own problem. But the things, i don't go to bars where i can say to the bartender, 'this is a going to be a long night'. And another thing is, do i look a person who mediates calmly in the mosque?, because if you realized, i wake up 2.00 pm on last Friday. Yuppp... that's the shit i am. Damn fucking shit.
If i can conclude my life is... i'm someone who picks up anything that had touch my life. I don't know what's really inside me. Off course you heard people that say 'just be yourself' ... what fuck is that, what fuck i am. How can I be myself when I don't know who the fuck I am. You got what I mean blog, or the fact I'm writing this shit just show how self-absorbed I am actually. fuck. fuck. fuck.
I don't know why suddenly I felt very cold. Is it the aircond? or the beatles songs that are being played? or that i'm actually shivering inside. You know what is great right now, a cup of a hot coffee, about ciggarettes, eventually there's one stucking in my mouth.
The thing is blog, maybe my true wish from all this madness is that i want to have a clear mind or another better way of saying, i want to have a clear soul. I want an ability to capture a moment right at that moment. I don't want to be busy doing nothing and finally realized, it is in the past. I want to have a clear mind about my future, my past and my present.
And another thing blog, i wish i don't have to write to this stuff to you blog. Because it's all just what trap inside my mind. I have no intention to share it with others, neither with you. I'm doing fine with my life. Although, i wake up late everyday, i still have my job. I also have hobbies to fill up my time. There's also friends that i can go hangouts. I read books and that surely makes me some sort of knowledgable (yeargh... right, i'm still dumb as primary school student by the fact that i can't found a place which is only 5 km from my office) I guess what we are sharing over here is because i want to be heard and also ignored at the same time. I don't want to burden anybody. I just want to... what we should say.. chill. Yup, that's the word. In certain time, I want to chill.
Life will just goes on. The sun will rise and the moon will also gazes at night. I don't want my head will only goes about my senseless big stupid question. I want to write something what is outside my life (what the fuck, that's what my job is) Not that i'm not proud of what I'm doing, it just I realized that it will take a long time before i can get promoted. I should search something that i could really stick into. Writing fiction I presume. huhuhuhu. Where dreams becomes reality. Yupp, that is what my head is fill with... dreams. and in a way, it does bothers me. owhh.. fuck. here we go again. but then again, let's just chill about it. You do know the thing we talk is just what in my mind :)
tata blog and good morning to you.
Tuesday, July 24, 2007
senja
Thursday, July 19, 2007
dialog lewat malam di sebuah pejabat
mil : Kau kena tanya tuhan
pi : Okay, kau tahu tak untuk apa kau dilahirkan di dunia ini
mil : Menangis
pi : Kau cakap kau lahir ke dunia ini untuk menangis
mil : Menangis, tidur dan hisap susu mak
pi : Aku tanya kau tak tujuan hidup kau
mil : Aku tak ingat masa bila aku mula-mula dapat berfikir tapi rasanya selepas aku dapat berjalan
pi : Macam ini, kau hidup untuk makan atau kau makan untuk hidup
mil : Ada ker orang yang hidup untuk makan
pi : Ada, tukang masak, dia hidup bekerja bagi orang makan
mil : hmmm....
pi : hmm....
Kedua-duanya diam tiba-tiba dan pi kembali duduk di mejanya.
pi : c**ai larrrr lu!!!! (dengan nada guraunya)
Aku tahu kawan aku itu tension ngan aku tapi selepas itu aku dengan tenang dapat sambung semula lakukan apa yang patut dilakukan. Sorri beb, lain kali gua layan lu betul-betul... wokeih
Tuesday, July 17, 2007
Musim Panen
XXI
Suatu hari aku akan bertemu kehidupan di dalam diriku,
Suka cita yang tersembunyi di dalam kehidupanku,
Meskipun hari-hari mempersulit jalanku dengan debunya yang tak berharga,
Aku telah tahu unsur-unsurnya,
Dan nafasnya yang tak teratur menerpaku membuat pikiran-pikiranku sesaat merasa harum,
Suatu hari aku akan bertemu kegembiraan tanpa diriku yang berdiam di belakang tirai cahaya,
Dan akan berdiri di kesunyian yang meluap di mana benda-benda akan tampak sebagaimana mereka tampak di mata penciptanya
XIV
Nasib yang terbaik dari dunia ini akan datang dari tanganmu; begitulah janjimu,
Karena cahamu berkilauan dalam air mataku,
Aku takut jangan sampai aku yang merindukanmu dan sedang menunggumu di salah satu sudut jalan untuk menuntunku, akan dituntun oleh orang lain,
Aku melangkah di jalan yang kupilih sendiri hingga perbuatanku yang sangat bodoh ini menggodamu mendatangi pintuku
Karena aku memegang janjimu bahawa nasibku yang terbaik ini akan datang dari tanganmu
*aku sentiasa kagum dengan Tagore dan aku juga amat menghargai penterjemah puisinya ini. Walaupun aku masih belum benar-benar faham apa yang cuba diperkatakan, aku tetap jatuh cinta dengan apa yang ditulisnya.
Thursday, July 12, 2007
Buat Percaya
Wednesday, July 11, 2007
.
''Ada satu titik hitam yang masih belum hilang lagi,'' kataku.
''Aku tidak dapat melihatnya,''
''Ia masih ada di situ,''
Aku tidak sabar lagi. Aku mengambil kain yang ada cuba melenyapkan titik itu. Selembut-lembutnya aku mula membersihkan. Namun ia masih ada. Aku menonyoh sekuat-kuatnya. Ia masih belum cukup lagi. Aku mengambil berus sabut. Aku memberuskannya sekuat hati sambil mencurahkan air berkali-kali. Berapa banyak peluntur aku guna, aku sudah tidak ingat lagi sebab aku dah mencampurkan semuanya. Aku lakukan semuanya berulang kali. Tubuh aku makin penat tapi aku teruskan. Sehinggalah aku terdengar deringan sebuah jam loceng. Aku terhenti. Perlahan-lahan aku menoleh ke belakang dan memalingkan diri.
''Adakah titik itu masih ada,'' dia bertanya lagi.
''Aku tidak tahu,''
Thursday, July 05, 2007
TOP FIVE SONG IN MY iTUNES PLAYLIST
5) Walking After You by Foo Fighters (116 time's being played)
4) Fuck Was I by Jenny Owen Youngs (198 time's being played)
3) 69 Police by David Holmes; Ocean 11 Soundtrack ( 215 time's being played)
2) Without Us by Johnny Matthis & Denise Williams; Family Ties theme (240 time's being played)
and the number one in my playlist is.......
1) I'm so tired of being alone by Al Greene (333 time's being played)
*All those songs played a bit part as a soundtrack of my life.... not really, i just like to play it countinously according to the mood i'm in. The standing always changes except for al greene (what can beat a good soulful oldies). While the highest chart jumper is the Family Ties theme since i just added it two months ago (It is a lovely 80's song).
Anyway, right now, my playlist showed that i've 1,984 songs. 'And Now' I know why I always come home late. I wonder what if my company knows that i used their pc to download songs, hmmm... i still think that is not a really strong argument to fire an employee. muahahahaa
Monday, July 02, 2007
buka mata awak
Kelam. Gelita. Dunia yang terang tadi, dalam sedetik bertukar gelap. Aku tidak dapat lagi berpijak pada bumi nyata. Tubuhku tiba-tiba jatuh ke satu jurang yang amat dalam. Rokok di bibir tadi terus sahaja melayang. Terasa angin dari bawah menolak-nolak mengherotkan mukaku. Tubuhku terus berpusing-pusing. Aku cuba memaut kepada apa sahaja yang dapatku capai. Usaha aku sia-sia dengan aku terus jatuh menjunam ke bawah.
Alam masih gelap namun aku tahu aku telah sampai ke dasarnya. Aku melihat ke atas. Ada satu cahaya yang amat kecil. Halusnya bagai satu titik. Adakah ini kematian? hatiku berbisik perlahan. Adakah ini balasan untuk apa yang aku lakukan selama ini. Tidak dapat aku baca apa yang cuba diberitahu. Bagi aku, kegelapan ini satu penjara. Tiada lagi indah langit. Tiada lagi indah senyuman. Aku melutut menyedari semua ini satu kesepian.
Aku tidak dapat mengira lagi berapa hari aku terperangkap dalam kegelapan. Lubang sempit itu tetap mengepung jasadku.Tiada makan. Tiada minum. Aku bagaimanapun telah menghabiskan kesemua sembilan batang rokokku dengan mancis yang ada. Sesekali aku melaungkan maaf. Aku membebaskan semua kesesalan. Aku manusia yang tetap tidak lari dari kesilapan namun bukankah kita sepatutnya belajar daripadanya. Atau.... atau.... atau kesilapan-kesilapan itu terlalu besar sebenarnya.
''Buka mata awak,'' aku bagai tidak percaya tetapi aku seperti dapat mendengar satu suara. Bisiknya lembut bagaikan seorang kawan lama yang aku kenal dahulu.
''Buka mata awak,'' suara itu keluar lagi tetapi aku masih tidak dapat melihatnya dari mana. Dalam keadaan yang gelap-gelita, bukankah tetap sama samada aku membuka mata atau tidak.
''Buka mata awak!,''
Gelap, masih lagi gelap. Namun aku dapat melihat kembali bilah-bilah cahaya. Sedikit demi sedikit aku dapat merasakan sesuatu. Mataku berpinar dengan semuanya tampak kabur. Aku mengosokkan mataku berkali-kali dan akhirnya aku dapat melihat diriku berada di sebuah taman permainan. Ada terdapat beberapa kanak-kanak yang sedang asyik berkejaran. Aku tersenyum melihat mereka. Satu usia yang cukup aku rindukan.
Aku melihat ke sebelah mana tahu ada siapa-siapa di sisi. Nyata sekali tiada. Aku masih lagi keseorangan. Namun begitu, ada sebatang rokok tersepit di celah jariku. Aku menarik asap tembakau Dunhill sedalamnya dan menghembuskan tinggi ke atas. Aku membuka mataku seluasnya. Sekurang-kurangnya aku masih ada lagi indah langit.
Sunday, June 03, 2007
Saturday, June 02, 2007
secebis daripada waktu
Malam itu aku cuba untuk melelapkan mata. Aku buaikan otak aku dengan benda-benda besar dan benda-benda kecil. Jasad aku memang terbaring tetapi tiada roh terangkat. Ingatan aku lalu melayang kepadanya. Menjemput aku dan menolak aku pada masa yang sama.
''Kau tahu bukan, kita sudah berjarak jauh. Kau dalam haluan kau, aku dalam haluan aku, kita berdua telah menjadi orang yang berbeza,'' beritahu dia pada aku.
Langit pada ketika itu menutup senja. Warna-warna merah dan kuning membelah langit yang semakin menghitam. Di satu padang hijau yang luas, hanya wujud aku dan dia. Berbual dalam satu realiti yang tidak pernah hadir. Dia merenung aku. Matanya masih lagi tajam dan ayu seperti dahulu. Aku mendongak ke atas dan kemudian menunduk ke bawah kembali.
''Aku sedar tentang semua perkara yang berlaku. Aku yang memutuskannya awal dahulu dan aku yang menanggungnya kini.
''Aku tahu tentang keadaan ini, aku tahu tentang semua kesudahan ini, cuma aku ingin beritahu,
Aku tidak pernah mahu semua ini,''
Jawapan itu tidak pernahnya lengkap. Aku diam. Kembali ke perbaringan yang gelap, aku berseorangan membisu. Bintang-bintang tiada menyapa. Bulan hanya tunduk bisu. Aku memejamkan mata, meminta waktu cepat berlalu.
Saturday, May 26, 2007
pecah kepala
Soalan-soalan besar seperti itu sentiasa tersangkut dalam kepala aku. Sebagaimana sebuah rumus yang sepatutnya dapat merangkumkan persoalan dan penyelesaiannya. Bagaimanapun aku tidak fikir hidup adalah lebih perkara-perkara tersebut. Masih ada banyak lagi perkara kecil yang sebenarnya membawa kepada makna besar.
Baru-baru ini aku cuba pecahkan kepala otak aku. Masa itu aku sedang menikmati makan tengahari. Aku perhatikan pada pinggan yang berserta nasi dan lauk-pauk aku ambil. Aku kemudian mengambil masa untuk berfikir, berapa banyak tangan sebenarnya terlibat dalam menyediakan makanan aku ini.
Aku cuba senaraikannya satu per satu. Buat permulaannya kita ada tukang masak dan orang yang meletakkan nasi ini dalam pinggan. Itu sudah dua. Belum pecah kepala lagi. Mari kita pecahkan lagi. Sebagai contohnya, nasi, mesti ada penanam benih padinya, penuainya, tukang angkut beras ke kilang, tukang periksa kualiti, tukang masukkan ke dalam guni, tukang buat guni, tukang buat label, tukang hantar ke gudang, pemandu treler, pemandu lori, pemborong, kelindan, peruncit, tokey kedai dan pembantunya yang memasak nasinya. Itu dah 15 orang tapi aku rasa lebih.
Sekarang mari kita lihat pada kesemua lauk yang ada. Emm.... tak mengapalah, memang pecah kepala punya. Rangkumannya mungkin ada dekat seribu tangan rasanya. Aku katakan 1,000 tangan sebab aku sedang memperkatakan perkara ini dalam konteks produk itu mesti disentuh atau melalui seseorang. Banyak bukan. Mungkin ini dikatakan hidup dalam bermasyarakat.
Hendak tak hendak, kita saling memerlukan kerana setiap seseorang menyentuh kehidupan mereka lain. Oleh kerana itu, kita jangan memandang hina kepada penyapu-penyapu jalan misalannya. Pekerjaan yang mereka lakukan itu menyentuh hidup beratus-ratus orang yang melalui lorong yang disapu itu. Sumbangan mereka itu besar walaupun kita sering kali merasakannya kecil.
Buat ketika ini, aku sedang memikirkan bagaimana untuk memberi sumbangan yang lebih besar menerusi hidup aku. Aku sedar pekerjaan yang aku lakukan sekarang menyentuh banyak hidup orang (walaupun kebanyakan dekat luar sana tu tidak percaya apa aku tulis sebenarnya) namun aku rasa aku perlu mengejar sesuatu yang lebih besar. Aku tidak jumpa lagi hasil yang betul-betul dapat aku banggakan sampai mati. Aku tidak fikir aku akan jumpanya namun bila bercakap tentang hidup, perjalanan untuk mencapai apa yang kita mahu adalah perkara yang akan kita kenang selamanya.
Friday, May 11, 2007
Supposed To Be
Maybe this is how it's supposed to be
This is how it's supposed to be
Maybe it's trapped in a jar
Something we've already seen
Maybe it's nowhere at all
Maybe this is how it's supposed to be
This is how it's supposed to be
Looking forward as we rewind
Looking back is a trap sometimes
Being here is so easy to do
If you want to
*although i have the album one year before, this song touches me recently. I always forget to be in the present because of the future and the past.

