Tuesday, April 22, 2008

garis dari titik II



tergelincir, lantai ini licin sangat rasanya, ataupun patut pasang lampu yang lebih besar, biar terang, nampak semuanya, termasuk paku-paku yang menganga, tapi nampak tidak juga lihat, terpaksa berpaut pada tiang, genggam erat, kemungkinan itu keberangkalian, jujur atau palsu, tanah akhirnya terbongkang, langit runtuh salju, dingin, kecil aku kecut, terlucut dan terjatuh, untuk melihat ia masih berdiri, jauh lebih tinggi

No comments: